Belajar bahasa tidak berhenti ketika kelas selesai. Justru di antara dua pertemuan itulah ingatan anak dikuatkan. Berikut gambaran ritme sepekan yang sederhana.
Ritme sepekan
- Hari pertemuan: anak berkenalan dengan kata dan pola baru bersama tutor.
- Sehari sesudahnya: mengulang lima kata dengan kartu atau gambar selama sepuluh menit.
- Tiga hari sesudahnya: mengulang kata baru dan kata lama, lalu membuat satu kalimat dari tiap kata.
- Sehari sebelum pertemuan berikutnya: kuis mini bersama orang tua. Cukup lima kata, dalam bentuk permainan.
Mengapa jarak itu penting?
Mengulang pada jeda yang makin panjang membantu ingatan bertahan lebih lama. Beberapa penelitian di sekolah Indonesia melaporkan strategi pengulangan berjarak membantu penguasaan kosakata. Anda bisa membaca ulasan lengkapnya di artikel tentang cara mengingat kosakata.
Peran orang tua
Orang tua tidak perlu menjadi guru. Cukup menemani, bertanya, dan merayakan usaha anak. Beberapa ide praktis ada di artikel tentang peran orang tua di rumah.
Dengan ritme yang ringan tetapi teratur, anak tidak merasa terbebani, dan kata-kata baru punya kesempatan menetap.
Ingin tahu level bahasa Inggris anak Anda? Ikuti tes kemampuan online gratis dari Kayangan Learning Institute (KLI) di Jombang, atau tanya program dan jadwal lewat WhatsApp.


