Di kelas bahasa Inggris anak, saya lebih sering memuji keberanian daripada ketepatan. Itu bukan karena ketepatan tidak penting, melainkan karena anak yang tidak berani bicara tidak akan pernah sampai pada tahap bicara dengan benar.
Keberanian dulu, ketepatan menyusul
Anak belajar bahasa dengan memakainya. Setiap kalimat yang diucapkan, sekalipun masih terpatah-patah, adalah latihan. Pendekatan pembelajaran bahasa Inggris di SD yang kini dibicarakan pemerintah juga menitikberatkan kemampuan berkomunikasi, bukan tata bahasa semata. Menurut saya, itu arah yang tepat.
Cara memperbaiki tanpa mematahkan
- Ulangi dengan bentuk yang benar. Anak berkata “He go school”, saya menjawab “Oh, he goes to school. Yes!” tanpa menyebutnya salah.
- Beri awal kalimat. “I like …”, “My favorite … is …” membantu anak memulai.
- Berpasangan sebelum tampil. Mengobrol dengan teman lebih mudah daripada berbicara di depan kelas.
- Tentukan waktu koreksi. Saat anak sedang bercerita, saya tidak memotong. Perbaikan datang belakangan, dalam bentuk latihan singkat.
Untuk orang tua
Di rumah, tanyakan “Apa yang kamu ceritakan hari ini?”, bukan “Apa nilai kamu?”. Dengarkan sampai selesai. Anak yang merasa didengar akan makin berani berbicara.
Anak yang berani bicara hari ini akan bicara dengan benar esok hari.
Ingin tahu level bahasa Inggris anak Anda? Ikuti tes kemampuan online gratis dari Kayangan Learning Institute (KLI) di Jombang, atau tanya program dan jadwal lewat WhatsApp.

